Tuesday, February 08, 2005

Hukum Kekekalan Masalah (Raw)

Sudah lama sekali tidak nge-blog... mungkin aku sudah malas untuk menceritakan kejadian2 dalam hidupku. Dalam posting ini pun aku tidak akan menceritakan apa2 tentang hidupku melainkan hanya akan mengepost suatu tulisan yg dibuat aku dan teman2 ku di indo. Sayangnya edisi revisi terakhir dan yg lengkap hilang bersama diformatnya hard disk ku. Kini yg tersisa hanyalah sebagian kecil yg ditulis oleh aku sendiri dengan kilasan ide dr temanku. Untuk edisi lengkapnya aku jg sedang berusaha memintanya dr teman2ku...

Inilah Edisi terawal dr Hukum Kekekalan Masalah:


HUKUM KEKEKALAN MASALAH

“masalah adalah kekal, tidak dapat dihilangkan atau dibentuk melainkan hanya dirubah menjadi masalah lain yang berbeda dampaknya, berbeda subjek penderitanya, atau berbeda masa berlakunya”

Seperti yang kita ketahui, dalam kehidupan ini kita tidak dapat lepas dari masalah. Masalah terus datang bertubi-tubi tanpa ada hentinya. Kebanyakan orang berpendapat bahwa masalah itu datang terus menerus setelah selesai satu masalah akan muncul masalah lain. Tapi darimana asal masalah yang datang terus-menerus. Apakah jumlah masalah itu tak terbatas?

Bukan tidak mungkin bahwa masalah bersifat kekal seperti yang tertulis di atas. Kita merasakan masalah yang datang terus-menerus dan amat merepotkan dalam kehidupan sekarang ini padahal sudah begitu banyak penemuan-penemuan manusia untuk mengatasi masalah-masalah. Tapi apakah penemuan itu menghilangkan masalah? Ternyata tidak. Bila kita bandingkan kehidupan kita sekarang ini belum tentu menghadapi masalah yang lebih sedikit atau ringan dibanding kehidupan ribuan tahun lalu. Bukan tidak mungkin bahwa masalah yang kita hadapi sama atau lebih banyak dibanding masalah yang dihadapai nenek moyang kita. Hal ini menunjukan adanya kekekalan masalah dimana penemuan-penemuan manusia menyelesaikan satu masalah tetapi juga menimbulkan masalah baru yang berbeda dampak atau sasarannya.

Bila kita melihat kegiatan perekonomian, jumlah uang yang beredar sebenarnya tetap sama. Meskipun setiap tahun diciptakan uang baru tapi hal itu juga disertai dengan kenaikan harga. Jadi bila ada satu orang sukses / kaya berarti ada satu orang miskin. Jumlah tingkat kesejahteraan secara total tetaplah sama. Misalnya dalam hal tender atau penawaran bila ada satu orang yang menang berarti ada satu orang yang kalah dan hal ini bukan menyelesaikan masalah melainkan memindahkan masalah dari satu orang ke orang lain. Kegiatan mencuri juga bisa dikategorikan menyelesaikan masalah keuangan bagi si pencuri tapi menimbulkan masalah keuangan bagi yang dicuri. Dalam persaingan bisnis pasti ada yang menang dan ada yang kalah karena jumlah pelanggan atau konsumen kurang lebih tetap sehingga bila seorang pengusaha ingin meningkatkan penjualan berarti dia harus menyerap atau mengambil pelanggan perusahaan lain. Dan satu hal yang perlu diperhatikan, meskipun kita telah kaya dan sukses belum tentu kita terbebas dari masalah dan bukan tidak mungkin malah masalah bertambah banyak.

Dalam dunia pendidikan, hal serupa juga terjadi. Bila ada seseorang yang belajar dengan giat dan berhasil meraih prestasi gemilang maka akan ada orang yang posisinya tergeser karena penghargaan peringkat 1 tetap dan tidak bertambah. Dalam hal ujian masuk Universitas atau SMA, bila ada satu orang yang berhasil masuk maka ada satu orang yang ditolak karena kapasitas yang terbatas. Demikian pula dengan kelulusan. Tingkat kelulusan yang tinggi tidak menyelesaikan masalah karena bila organisasi di atasnya seperti daya tampung Universitas yang terbatas dan lapangan kerja yang terbatas justru menyebabkan lulusan tersebut menjadi pengangguran. Tingkat kelulusan yang rendah juga menimbulkan masalah dan menyelesaikan masalah juga. Menimbulkan masalah karena terbuangnya waktu dan biaya. Sementara menyelesaikan masalah bagi orang-orang yang berhasil lulus karena dengan sedikitnya orang yang lulus maka orang yang lulus akan mudah mencari universitas maupun pekerjaan.

Dalam bidang Fisika, kita mengenal tentang hukum kekalan momentum dan hukum kekalan energi. Kedua hokum ini bisa dianggap bagian dari kekalan masalah. Dalam kekalan momentum bila ada benda yang maju maka harus ada benda yang mundur demikian pula hukum aksi-reaksi Newton. Dalam hokum kekalan energi mengenai piston, bila kita ingin mengeluarkan gaya sedikit kita harus menarik atau mendorong jauh dan bila ingin menarik atau mendorong jauh diperlukan gaya yang besar sehingga energi yang dikeluarkan sebenarnya sama saja.

Dalam bidang teknologi, penemuan mesin-mesin pada masa Revolusi Industri merupakan hal yang begitu membanggakan. Dengan mesin-mesin itu produksi barang menjadi cepat dan murah. Mereka menganggap bahwa mesin dapat menyelesaikan masalah mereka. Tetapi sejarah mencatat bahwa Revolusi Industri menimbulkan masalah yang tidak kalah banyaknya dengan masalah yang diselesaikannya. Masalah kesenjangan, masalah pengeksploitasian SDA yang menyebabkan kerusakan lingkungan, maupun pencemaran lingkungan. Bahan Bakar Minyak yang menghasilkan energi besar dan murah juga menimbulkan masalah karena menyebabkan pencemaran lingkungan dan menyebabkan berkurangnya minyak bumi. Dalam hal ini teknologi hanya merusak hal-hal yang ada di alam untuk menyelesaikan masalah mereka. Tetapi perlu diingat bila dalam pembakaran/pemecahan ikatan kimia dihasilkan energi maka untuk membentuk kembali zat itu diperlukan energi yang sama besarnya.(Hukum kekekalan Energi dan Termodinamika) Sepertipula proses katabolisme yang menghasilkan energi dan proses anabolisme yang memerlukan energi. Manusia hanya dapat merusak cadangan minyak bumi tetapi tidak dapat memproduksi kembali minyak bumi. Jadi bila dilihat secara lebih mengglobal dan jangka waktu yang panjang penemuan mesin-mesin maupun BBM menunjukan kekalan masalah dimana masalah sekarang dapat diselesaikan tapi menimbulkan masalah baru di masa yang akan datang.

Pemanfaatan tenaga surya sebenarnya cukup baik dan mampu mnyelesaikan masalah karena memanfaatkan energi yang terbuang sia-sia. Tapi perlu diingat tentang kekekalan energi dimana energi jumlahnya tetap dan matahari terus-menerus mengeluarkan energi dalamnya. Dalam keadaan ini suatu saat matahari dan sumber-sumber energi berupa bintang lainnya juga akan habis dan untuk membentuk kembali matahari diperlukan energi yang sama besar dengan energi yang dilepas matahari sepanjang hayatnya. Teknologi nuklir menghasilkan energi yang sangat besar tetapi bila kita sadari sebenarnya energi nuklir diperoleh dari defek massa yang artinya menukar massa materi dengan energi. Dan jangan lupa tentang sampah radioaktif yang sangat berbahaya. Memang teknologi nuklir hanya menghilangkan kurang dari 0.1 % dari massanya dan menghasilkan energi yang luar biasa. Tetapi bila hal ini dilanjutkan terus menerus dalam jangka waktu triliunan abad bukan tidak mungkin alam semesta akan menjadi sesuatu yang hampa. Sementara manusia dapat menghancurkan massa atau materi tetapi manusia belum mampu membuat materi atau massa. Seandainya bisa pun energi yang diperlukan untuk membuatnya sama dengan energi diperoleh dari pengurangan massa. (wow, berapa besar energi Tuhan yang menciptakan materi dengan massa limit menuju tak hingga Ton). Jadi sebenarnya baik tenaga surya maupun teknologi nuklir hanya memindahkan masalah ke masa yang akan datang meskipun masih sangat lama baru hal itu akan terjadi. (Edd,Had)

Tuesday, November 23, 2004

Post Exam Days Before Going Back Indonesia

Mengisi hari2 setelah exam merupakan hal yg menyenangkan. Sambil menunggu kepulangan ke tanah air tanggal 26 Nov, aku terus mengisi hari2 dengan kegiatan2 refreshing dan menyenangkan.

Di mulai dari selesai exam tanggal 20 Nov 12.00pm. Aku mengisi sisa hari ini dengan menonton anime. "Full Metal Alchemist" merupakan anime yang sangat menarik dan bisa dikatakan addictive. Kegiatan menonton anime ini bahkan sudah dimulai sejak 18 Nov mengingat EP exams juga bisa dikatakan exam telah usai. 17 episodes dilibas pada tanggal 18-19 Nov. Heran aku, kok the law of diminishing utility nga berlaku. Padahal sudah melahap 17 Episodes tapi masih terus pengen nonton. wah bener2 addictive. Bahkan pagi sebelum mulai exams aku masih melahap 4 episodes. Usai exams tanggal 20 Nov aku membunuh 12 jam dengan nonton non-stop (hanya ke WC dan beli makan take-away dan dimakan sambil nonton). Alhasil pada pukul 12.00 am aku telah sampai pada episode 46 atau tepatnya 25 episodes dihabiskan dalam 12 jam. Keesokan paginya aku menuntaskan serial anime ini sampai episodes ke 51. Sisa tanggal 21 Nov ini diisi dengan surfing2 internet tentang "Full Metal Alchemist". Mencari OST, lagu, forum2 dan manga. Hal ini disebabkan karena tamat serial ini bisa dibilang "mengantung". Menurut forum2 dan beberapa website, konklusi dari serial ini akan diperoleh dr Full Metal Alchemist Movie yang akan diputar di Jepang pada bulan Juli 2005. Membaca sebagian Manga scanlation menunjukan sedikit perbedaan dan ternyata manga scanlation sedikit tertinggal dibanding animenya. Pada manga terakhir scanlation (ke 8) itu kurang lebih sama dengan episodes 39-42 an. Malam hari ini dihabiskan dengan masak2 di hall 3 bersama teman2 dan makan2 kemudian dilanjutkan dengan menonton beberapa anime lain yang setelah ditonton jauh dr tingkat addictivenya "Full Metal Alchemist".

Tanggal 22 Nov. diawali dengan surfing2 internet dan kembali nonton2 anime. Kegiatan2 yg cukup membosankan sampai sekitar jam 4an. Pada 17.00 aku bersama Herry, Ricci, Anton,dkk pergi menuju Dhoby Ghaut MRT Station atau tepatnya ke Plaza Singapore. Kegiatan di awali dengan makan2 kecil kemudia perayaan ultah Yoga. Tapi sebelom kuenya dibagi or dimakan, kegiatan ini harus ditunda krn film yang akan kita tonton akan dimulai dalam 10 menit kemudian. Kemudian kami nonton sebuah film animasi tentang ikan hiu yang "Vege" dan sebuah ikan bernama oscar yang menganggap dirinya "nobody" dan ingin megubahnya menjadi "somebody" yang terkenal. Film yang bertemakan comedy ini memang menghibur penonton dengan banyak ke'jayus'an dan tingkah2 yang lucu. Yah film "shark tale" ini memang film yang cukup menarik untuk ditonton. Setelah menonton film, kami menuju food court dan menyelesaikan ritual ultah Yoga dan diakhiri dengan makan.

Tanggal 23 Nov. Kegiatan utama hari ini baru dimulai pada pukul 2pm. Aku, HenBud, Leroy and Herry berkumpul di Bus stop hall 4 dan pergi menuju boon lay untuk berkumpul dengan anak2 CC lainnya + others yg akan pergi menuju sentosa island. Ternyata kami menjadi rombongan yang pertama kali sampai ke boon lay dan memutuskan untuk jalan2 terlebih dahulu ke JP. Kami berempat mencari frisbee dan akhirnya mendapatkan frisbee "Adidas" berwarna hitam. Setelah turun dr JP dan menuju boon lay, kami menjadi group yang ditunggu mereka di boon lay. Perjalanan dilanjutkan menuju ke Outram Park kemudian interchange ke Harbour Front. Memang bukan hari yang baik karena ketika kami tiba di Harbour Frount hujan sedang turun dengan derasnya. Wah benar2 hari buruk mau ke pantai kok hujan deras... Tapi kami tidak mudah luluh oleh hujan meneruskan perjalanan ke Sentosa dengan bus yang disediakan. Sesampainya di Sentosa kami sedikit bingung untuk memustukan apa yang akan kami lakukan di sana mengingat cuaca yang kurang mendukung dan waktu keberangkatan yang terlalu sore. Apakah hrs membeli tiket package seharga $25.9 or hanya membayar admission,bus, dan monorail seharga $3? Akhirnya setelah berdiskusi beberapa saat kami memutuskan untuk hanya membayar $3. Kami memutuskan untuk pergi ke Underwater world mengingat di sana kita tidak akan terkena hujan. Setibanya disana kami melihat harga tiket underwater world + dolphin lagoon (satu paket) seharga $17.5 (Paket ini juga tidak termasuk spesial paket yg $25.9). Kemudian Henbud mengusulkan untuk menunjukan Matric Card pada waktu pembelian dan benar ternyata harganya turun mejadi $11 dengan mengunakan Matric Card. Kami pun mengusulkan untuk pergi ke dolphin lagoon terlebih dahulu mengingat waktu terakhir session di doplhin lagoon adalah 30 menit lagi. Cuma kembali Henbud menunjukan pengalamannya 4 tahun di Singapore dan mengatakan bahwa dolphin lagoon itu terbuka berarti kita kena hujan. Trs kami juga melihat selebaran yg diberikan bahwa "show may be canceled in the event of rain". Wah ini hujan besar pasti shownya jg di cancel. Kemudian kami pergi menuju Underwater world dan melihat berbagai jenis ikan. Keadaan di sana ternyata tidak banyak berbeda di banding "Sea World" di Ancol. Sebagian dr kami kemudian berbelanja souvenir dan kami meninggalkan underwater world. Saat kami keluar hujan sudah mulai reda dan kami melanjutkan perjalanan ke Palawan Beach dengan menumpangi monorail yang disediakan. Di sana kami bermain frisbee, volley dan cebur2an + siram2an. Di sana herry yg pada waktu ultahnya belum dicebur krn masi masa exam harus merasakan asinnya air laut. Setelah mandi dan mengganti baju, kami pergi menuju Musical Fountain. Sebelum menuju ke sana, kami membeli Burger King tapau/take away untuk di makan sambil menonton pertunjukannya. Wah meskipun ini untuk kedua kalinya aku melihat musical fountain tapi tetap saja pertunjukan laser, hologram, air mancur,partisipasi merlion dan bahkan bola api sangat memukau. Sangat terlalu bagus untuk pertunjukan yang free bahkan untuk pertunjukan yang bayar pun. Tapi ini memang ditujukan untuk menarik wisatawan ke Sentosa. Dalam pertunjukan ini dimunculkan sosok maskot Sentosa "Kiki". Setelah selesai menonton pertunjukan ini kami pun bertujuan untuk pulang tapi dalam perjalanan menuju visitor departure center diisi dengan foto2 dan ditambah oleh nyasar (menuju ke bus station tapi malah menjauh dr visitor departure center padahal dr musical fountain sudah dekat dengan visitor departure center). Yah memang perjalanan yang mengasyikan tapi sayang menguras isi dompet... =p.

Friday, November 19, 2004

The Real End of Exams

yah hari terakhir exam akhir telah berhasil dilampaui. Mengerjakan soal2 mengarang merupakan exam yang terakhir. English Proficiency yang subjeknya cuma ngarang dan mengarang tentunya examnya hanya mengarang... Sekarang tinggal menunggu waktu udah kembali ke tanah air tercinta + jalan2 di singapore + nonton + apapun lah yang menyenangkan sebagai refreshing. Tanggal 26 Nov adalah tanggal di mana aku akan kembali ke tanah air. Semoga menjadi perjalanan yang aman dan menyenangkan... Exams sampai jumpa tahun depan...

Saturday, November 13, 2004

Pseudo End of Exam

Akhir dari exam kah hari sabtu kemaren ini??? Yah bisa dibilang begitu... Akhirnya 5 exam pertama di semester pertama NTU dapat dilewati dengan cukup baik. Akhir Exam kah ini? yah emang tepat buat group B komeng yg tidak dapet EP. Tapi buatku di group A yg notabene punya 2AU lebih besar dr group B tentunya punya satu subject lebih yaitu efcomm dan ditambah EP. Tapi apakah bobot Efcomm dan EP bisa disamakan dengan 5 exam sebelomnya??? itulah yang jadi pertanyaan murid2 komeng. Jawaban dr sebagian besar murid komeng menyatakan bahwa hari sabtu tanggal 13 Nov 2004 adalah akhir exam semester 1 NTU komeng angkatan 2003-2004. Memang apalah artinya Exam EP yang hanya menentukan pass or failed tanpa ada bobot di AU or Script GPA(IP) or nilai. Dan apanya yg perlu dipelajari dr exam yang tugasnya mengarang dan mengarang. Kejadian itu effective Communication jg tidak banyak berbeda di banding EP(English Proficiency). Ujian open book dengan subject yg bisa dibilang nga jelas. Ditambah exam yg formatnya kurang lebih sama dengan EP (MENGARANG).

Exam Physics II kemaren jg berlangsung dengan lumayan meskipun peluang untuk DI hampir 0 % dan masih ada peluang tergelincir ke B. Tapi secara keseluruhan exam2 telah dilalui dengan cukup memuaskan. Yah Exam Physics II ini bisa dinyatakan sebagai akhir semu dr Exam Semester pertama NTU. (Pseudo End)

Sunday, November 07, 2004

Exams...

Yah, setengah dr perjalanan exam telah berlalu... 3 dari 7 exam yang harus dilalui anak2 first year common engine group A telah dilalui cukup baik. Math, Computing, en Econs... Bukanlah awal yang buruk bagi peserta yang br pertama kali menghadapi exam di NTU ini.

Hari ini, exam econs yg merupakan salah satu subject yg paling ditakuti en waktu belajar paling mepet dilalui edpi di Nanyang Audi atau lebih tepatnya di Hall A. Setelah membaca soal demi soal, exam ini tidaklah begitu sulit. Tapi mengingat semua soal merupakan yg mewajibkan 'explain briefly' membuat ku cukup bingung... Pada soal2 awal aku menghabiskan cukup banyak waktu untuk membuat explain yang cukup lengkap. Tetapi mengingat waktu yg mulai terbatas edpi mulai patuh pada perintah 'Briefly' dan semakin tidak peduli structure or kepaduan suatu paragraf. Setelah kurang lebih 2.25 menit mengerjakan dan terus menulis akhirnya aku memutuskan untuk menyudahi tulisan2ku dan itu memang sudah 5 menit menjelang batas waktu exam. Saat itu yah at least sudah diberikan penjelasan briefly yg cukup lengkap dan rasional menurutku. Keluar dr Hall A pertama saat diperbolehkan keluar setelah semua berkas jawaban dikumpulkan. (posisi duduk ku memang sangat dekat dengan pintu keluar :A561). Keluar dr Nanyang Audi aku cukup heran ketika mendengar Leroy bertanya 50 itu pass kan... Wah separah itukan Leroy hingga dia hanya mengharapkan pass? Kemudian aku mengobrol dengan Doni dan dia menyebutkan sesuatu yg menurutku kurang rasional. "Answer will be graded for content and appropiate presentation". Doni menafsirkan perkataan ini bahwa bahasa or grammar or structure or susunan paragraf penting buat penilaian... Kalo menurut aku selama jawaban kita benar nga mungkin nilainya dideduct gara2 kalimatnya tidak efektif or susunan structurenya salah... Emang ini ujian English Proficiency??? Akhir kata aku tetap yakin mendapat nilai A or DI. yah kl benar2 sial dapet B.

Tuesday, October 26, 2004

Hanging out (do Nothing) or Study

Today, after having The Last CA (Physics) for This Semester, I and Henbud, Leroy, and Handy (from My fellow Tutorial Group A-02) go to JP. The initial main purpose going to JP is using the Giordano discount coupon. for some reason, we go to wrong direction instead of go to bus stop near Canteen A, we go to North Spine Car Park near SBS. When we want to turn back and go to the the right direction, our eyes was distracted by an attractive car parked there. That Car is Mercedes SL 500. Handy take photo there and we take some time there to talk about that car.

When we arrived at bus stop, Henbud suggested us to take a taxy since the taxy cost for 4 people is approximate same with the bus fare. Arrived at JP, we go to Giordano and looking for clothes and jacket. But I realise that, the coupon just can be used for one piece item and the price cut by 30% of coupon just slightly different with their special offer buy two or three pieces in one price. In the end, none of us buy anything from there. We just spend less than 30 minutes there and has no where to go from there. We just walk around and gathering idea where to go. Two ideas gathered is seoul garden and watching movie. Those ideas also neglected since at least one of us disagree with those ideas. Then, Handy suggested us to go back and study for our upcoming EXAMS (for example do Math tutorial), but it was rejected by me and Leroy. We continue to walk around and stop at some shops for awhile. Leroy and Me prefer to have a dinner at JP but it is still a bit too early (4.30 pm). So to make our time more worthwhile in near exams periods, I suggested to do our maths tutorial 11. Then we find a good place to sit and do our tutorial. First, we want to sit at coffee beans. However, Leroy seems to be fed up with coffee (Last Night he didn't sleep cause of coffee). Then we go to Food Court in the highest level in JP. There we start do our tutorial. Its quite weird to see people do tutorial in Food Court. I think it may be the first time there is eraser waste in food court. Then we have a dinner there and after buy some last things, we go back to our lovely NTU...